Selasa, 11 Juni 2013

Novel

Saya cinta buku, sudah tidak terhitung berapa banyak buku yang saya miliki, saya pinjam dan saya baca. Awalnya saya hanya menyukai bacaan yang ringan, tidak njelimet dan bikin kita merenung atau kening berkerut.

Kecintaan awal saya adalah buku-buku fiksi. Salah satunya novel. Setelah punya anak-anak, waktu saya dalam membaca novel jadi terbatas sekali. Di bandingkan buku-buku lain yang bisa say abaca sambil di cicil, kalau saya sudah pegang novel saya agak susah melepaskannya. Jadi daripada di protes anak-anak saya menurunkan frekuensi membaca novel saya ^^;

Di bawah ini adalah novel-novel favorit yang dalam arti novel yang karyanya abadi dan novel menarik menurut saya dari segi tema dan gaya penulisan:

-Sherlock Holmes Series by Sir Arthur Conan Doyle
  • Memoar Sherlock Holmes
  • Petualangan Sherlock Holmes
  • Kembalinya Sherlock Holmes
  • Salam terakhir Sherlock holmes
  • Koleksi kasus Sherlock Holmes

Ini salah satu novel favorit saya dan novel-novel awal yang saya baca. Penulisan Sir Arthur akan tokoh fiksinya ini sangat bagus, jadi membuat saya tidak menyangka bahwa Sherlock Holmes itu fiktif. Walau bercerita tentang kriminalitas namun tidak di tulis berdarah-darah dan penuh bumbu kekerasan, seperti yang banyak di tulis buku-buku genre kriminalitas saat ini yang pernah saya baca. Justru buku ini lebih mengutamakan analisa/pola pikir. Interaksi Holmes dan Watson serta para klien yang menggunakan jasa mereka ataupun dengan para tersangka juga menarik karena di bahas secara kejiwaan pula. Jangan bilang suka genre detektif kalau tidak kenal Sherlock Holmes :)

-Hercule Poirot by Agatha Christie
  • Tugas-tugas Hercules
  • Kasus-kasus perdana Poirot
  • Poirot melacak
  • Pembunuhan di malam natal
  • Gajah selalu ingat
  • Pembunuhan di teluk Pixy
  • Gadis ke tiga

Banyak yang bilang ini saingan Sherlock Holmes, tapi menurut saya mereka berbeda. Gaya penulisan Sir Arthur dan Agatha juga tidak sama. Agatha Christie  banyak menelurkan karya selain Hercule Poirot, namun di antara semua karya fiktifnya, Hercule Poirot paling menonjol, dan juga favorit saya. Kalau cerita Sherlock memang lebih ‘kelam’ karena nuansa masa yang yang berbeda. Hercule lebih berwarna, ada unsur sejarah dan gaya hidup era 20-30 an. Kalau anda suka buku genre detektif, ini buku wajib yang harus ada di rak anda lho 

-Perfume a story of a murderer by Patrick Suskind
Ini salah satu karya fenomenal yang suram yang di tulis di masa ‘Dark Age’ atau masa kegelapan Eropa.  Yang sudah di filmkan juga. Berkisah tentang seorang lelaki yang tidak memiliki aroma tubuh namun memiliki indra penciuman yang luar biasa seperti hewan, mungkin bahkan melebihi hewan. Karena masa lalunya yang buruk dan ia tidak di bimbing dengan sebagaimana mestinya. Ia pun terobsesi menemukan ‘aroma surgawi’ yang hanya bisa ia temukan dari para gadis perawan. Caranya, dengan harus membunuh mereka dan membungkus tubuh mereka dengan alat-alat yang ia ciptakan sendiri untuk bisa menyerap aroma alami dari gadis-gadis ini. Setelah ia dapatkan aroma itu, ternyata endingnya sungguh di luar dugaan.

Novel ini di bagian awal penulisannya sangat lambat, sejujurnya saya sempat agak ngantuk dan bosan, namun karena penasaran jadi saya teruskan. Setelah melewati beberapa bab, barulah novel ini menunjukkan taringnya. Walau bertema kriminalitas, tapi menurut saya tidak penuh dengan kekerasan yang terlalu vulgar, bahasanya pun juga tidak se ‘keras’ novel bertema serupa.

-Little Princess by Francess Hodgsonn Burnett
Sebuah karya klasik, saya sudah mendengar, membaca versi pendeknya, dan menonton film yang di adaptasikan karya besar ini beberapa kali. Namun tetap paling asyik kalau kit abaca karya aslinya langsung. Bukunya tebal sekali memang, namun gaya penulisan sang penulis membuat saya nyaris tidak bisa lepas dari buku ini. Buku ini berkisah tentang seorang gadis kecil kaya yang berjuang dalam kehidupannya, setelah ayahnya meninggal dan ia bangkrut. Ia di jadikan pembantu di sekolah elit yang tadinya tempat ia belajar. Berhubung ia memang masih kanak-kanak, jadi cara ia menghadapi masalah pun tidak lepas dari pola pikirnya yang polos namun jangan salah ia sangat cerdas dalam memahami situasinya. Cerita ini bagus sekali, dan bahkan saya berencana mencari buku versi pendeknya untuk bisa saya bacakan ke anak saya sebelum tidur.

-Jane Eyre by Charlotte Bronte
Satu lagi karya klasik yang sangat menggugah. Bukunya pun tebal :) tipikal karya klasik dalam versi aslinya memang jarang yang tipis ya. Dibandingkan Little Princess, novel ini memang agak berat. Bahasa sadurannya pun masih ada unsur-unsur bahasa Inggris kuno yang kalimatnya agak puitis dan berliku. Makin ke belakang ada perdebatan yang memasukkan unsur Agama Kristiani, namun saya tidak menganggap itu masalah, bagi saya agama saya tetap satu kok :) Islam.

Ceritanya tentang gadis yang di gambarkan tidak menarik secara fisik tapi cerdas, ia di buang keluarga istri kedua ayahnya setelah sang Ayah meninggal ke sebuah sekolah yang di kelola oleh seorang bangsawan culas. Cerita ini bergulir dari kehidupan Jane saat ia bersama keluarga tirinya dan penderitaannya saat kanak-kanak, lalu bagaimana ia menghadapi kehidupan sekolahnya hingga ia berhasil lulus dan menjadi salah satu guru di sekolah tersebut. Hingga keputusannya untuk keluar dari sekolah yang membesarkannya untuk menjadi guru privat di sebuah keluarga bangsawan, dan dari sinilah kisah utamanya di mulai, berupa interaksinya dengan sang majikan dengan rahasia keluarganya.

Kalau mengharapkan cerita romantic yang mendayu-dayu, Jane eyre tidak bisa di bilang masuk kategori itu ya, gaya tuturnya novel ini cerdas. Jadi tidak sekedar menjual romantisasi belaka.

-Twenties girl by Sophie Kinsella
Kalau sebelumnya cerita-cerita saya berlatar belakang zaman dulu, yang satu ini berlatar masa kini. Walau judulnya terasa menjebak ya J
Berkisah tentang seorang perempuan yang di saat sedang di pusingkan oleh urusan asmara dan pekerjaannya ternyata ia di ‘sambangi’ hantu nenek buyut yang ngotot minta di carikan ‘benda berharganya’ yang kalau tidak bisa di ketemukan ia akan terus menghantui si cucu buyut ini dan si nenek tidak bisa kembali ke alamnya.
Si nenek buyut, tidak datang dalam versi nenek-nenek lho, tapi dalam bentuk masa mudanya di saat ia hidup di tahun 20 an. Jadi bisa di bayangkan benturan-benturan dalam hubungan mereka yang terjadi tidak hanya kenyataan bahwa yang satu masih hidup dan yang satu sudah tidak, tapi juga dari cara mereka menjalani hidup.  Belum lagi ketika si hantu nenek tertarik dengan salah satu pria dan minta cucu buyutnya ini mendekati pria tersebut bagaimanapun caranya. Makin pusing deh si cucu, plus jangan lupa benda berharga si nenek juga harus tetap di ketemukan. Kisah pun bergulir dengan ringan, jenaka dan manis. Karena yang di ceritakan tidak hanya masa modern tapi juga flashback dari masa lalu sang nenek.
Recommended sekali buku ini, karena gaya penulisannya yang segar.

Kalau sebelumnya saya membahas buku-buku impor, di bawah ini adalah novel-novel karya anak bangsa yang saya sukai:

-Ayat-ayat Cinta by Habiburahman el Shirazy
Saya sejujurnya tidak pro poligami, walau saya juga tidak membencinya karena poligami itu pilihan. Awalnya pun saya enggan membaca novel ini dan menonton filmnya karena pasti akan ada unsur tersebut. Namun buku ini seolah menjelaskan tentang apa yang akan kita hadapi dengan keputusan poligami itu, bahwa menjadi adil itu tidaklah mudah dan mampu menimbulkan kesedihan-kesedihan. Saya suka salah satu kutipan dari novel ini yang garis besarnya seperti tertulis di bawah ini:
‘ Apakah dengan dua istri kamu bisa menjamin surga untuk kalian bertiga, sementara 1 istri saja belum tentu bisa kamu raih dan beri surga itu’
Buku ini bagus untuk menjadi perenungan soal arti cinta dalam meraih Cinta yang sesungguhnya yaitu dari Allah.

-Ketika Cinta Bertasbih by Habiburahman el Shirazy
Karya-karya Mas Habiburahman salah satu yang mencetuskan novel-novel Islami untuk bersinar. Setelah keberhasilannya yang luar biasa dengan ‘Ayat-Ayat Cinta’. Cerita ini menggambarkan perjuangan seorang anak bangsa di negeri Mesir, di mana ia memilih untuk menjadi sarjana ‘telat’ karena ia kuliah sambil bekerja demi bisa menyekolahkan adik-adiknya. Serta harapannya untuk mempersunting seorang Muslimah shalehah yang ia bantu secara tidak sengaja.


-Kumpulan Cerpen Asma Nadia ‘Emak Ingin Naik Haji’
Saya tertarik beli buku ini karena film ‘Emak ingin naik Haji’, walau ternyata versi aslinya lebih pendek dan akhirnya tragis atau menggantung terserah persepsi pembaca.  Mungkin karena itu di buat filmnya dengan pembangunan cerita yang lebih dalam lagi, karena memang cerpen aslinya sendiri masih bisa untuk di kembangkan.
Berisi berbagai macam cerita pendek Islami, ada yang memiliki akhir yang menyedihkan ada juga yang tidak , ini buku yang menarik untuk di baca saat bersantai.

-Novel Otobiography Oei Hui Lan by Agnes Danovar
Mengisahkan perjalann hidup putri kesayangan orang terkaya di Indonesia di zaman sebelum kemerdekaan, Oei Hui Tian.
Gaya bercerita di rangkum dalam bentuk novel, jadi menyenangkan untuk di bacanya. Buku ini menceritakan perjalanan hidupnya dari ia kecil dengan dilemma keluarga, karena sang ayah memiliki banyak istri, juga hubungannya dengan sang Ibu yang merupakan istri pertama ayahnya.  Lalu berlanjut dengan kehidupan pernikahannya, dengan anak-anaknya serta efek peperangan terhadap keluarga besarnya terlebih setelah sang ayah meninggal dan terjadi silang sengketa kekayaan.
Kalau biasanya otobiography itu tebal dan bahasanya berat, maka hal itu tidak akan di dapatkan di buku ini. Benar-benar buku bacaan yang menyenangkan

-Novel Otobiography Disguised by Rita La Fontaine
Kisah seorang gadis Belanda yang juga memiliki darah Indonesia, yang saat Jepang menduduki Indonesia, keluarganya di jadikan tahanan perang.
Mengingat kekejaman Jepang yang suka mengambil paksa perempuan-perempuan tahanan mereka atau pun dari masyarakat setempat untuk di jadikan hiburan para tentara, maka orangtua sang gadis memutuskan untuk mendandani putri sulung mereka sebagai laki-laki.
Selama rentang waktu pendudukan Jepang di Indonesia ia harus kehilangan ibu dan berjuang menjaga status penyamaran dirinya, selain berjuang untuk bertahan hidup bersama bibi dan 2 adik lelaki serta berusaha untuk bertemu kembali dengan sang ayah yang di jadikan tahanan kerja paksa.
Cerita yang di angkat dari kisah  nyata ini memukau sekali terlebih membaca penggambaran tekad yang di miliki sang gadis , buku yang sangat di rekomendasikan.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar