Sejak membaca buku 'Naked Traveler' karya Trinity, kecintaan saya akan kegiatan 'jalanjalan' muncul kembali.
Namun di karenakan anak-anak yang masih kecil-kecil, maka semua impian itu kebanyakan harus di cicil perlahan-lahan.
Insya Allah saya ingin mewujudkan kembali kecintaan saya berjalanjalan, kali ini dengan keluarga ke tempat-tempat yang lebih jauh lagi.
Saat ini saya sudah senang sudah bisa jalanjalan di Jabodetabek, Puncak, Bandung dan Alhamdulillah sempat juga mudik ke Sumbar and nyambangin Banjarmasin dan Singapore sambil bawa anak.
Hanya belum bisa seperti yang saya bacabaca di buku. karena namanya juga masih punya anak batita n balita, jadi ngga mungkin memaksakan keinginan saya membawa mereka melihat situs Trowulan atau ke Angkor Wat.
Bahkan untuk membawa mereka ke Museum aja harus pilah pilih dulu sesuai minat mereka dan kemudahan akses untuk anak-anak.
Jadilah saat ini saya memuaskan dahaga saya akan 'dunia luar' dengan bacabacabuku para lucky travelers ini.
Saya mengoleksi lebih dari 200 buku travelling karya anak bangsa sejak 2010. Dari semua buku-buku itu, inilah karya-karya favorit saya yang memfokuskan penulisan tentang pengalaman penulis dalam berinteraksi dengan kehidupan masyarakat di tujuan perjalanan mereka:
-Naked Traveler 1-4 by Trinity
Menurut pandangan saya yang awam ini, Trinity adalah pelopor penulisan traveling dalam bentuk buku. kalau dulu kita hanya baca soal perjalanan dalam bentuk artikel, Trinity yang membuat penulisan perjalanan jadi sangat ngetop. Saya menyukai semua karyanya, karena yang ia ceritakan bukan tentang 'how to' tapi lebih ke interaksi yang ia lakukan selama perjalanan. Dan semuanya ia tulis dengan gaya bahasa yang ringan tidak njelimet bahkan sarat unsur jenaka. Saya susah lepas dari karya-karyanya saat sudah mulai membaca, maunya baca terus dan terus maka kelarlah buku ini dalam 1 hari ^^ saking penasarannya dengan semua petualangannya. Saya menantikan seri ke 5 nya, saat ini Trinity sedang asyik dalam perjalanannya yang smoga akan di bukukan lagi.
-Selimut Debu dan Garis Batas by Agustinus Wibowo
Awalnya saya tertarik dengan sinopsis di bagian belakang buku, tentang catatan perjalanan ke Afghanistan. Wow..bukan catatan perjalanan biasa nih. Saya langsung membeli buku pertamanya, 'Selimut debu'. ia salah satu penulis perjalanan yang saya kagumi, karena memilih jalur yang tidak biasa dan menulis dengan gaya yang berbeda.
Gaya penulisan Agustinus memang agak berat, terkadang saya sampai merenung membaca cara pandangnya yang luar biasa. Agak makan waktu menyelesaikan bukunya karena saya juga jadi ikutan mikir.
Di bukunya ia tidak hanya sekedar menulis sejarah dan budaya negara yang ia kunjungi tapi juga ia memasukkan pendapatnya soal suatu masalah ataupun pemikiran terkait dengan apa yang ia hadapi. Belum lagi semua bukunya memang tebal-tebal. Tapi saya sangat merekomendasikan semua buku ini, bahkan saya sedang bersiap-siap untuk membaca buku ke 3 nya.
-Shocking series (Egypt, Jepang, Korea, China) juga terbitan B-First
Nah kalau buku yang satu ini asyik di baca bahkan sambil makan kudapan, karena itu yang saya lakukan hehehe. Saya suka buku-buku ini karena bercerita soal pengalaman tinggal para penulis di negara-negara tersebut. Pengalamannya tentu yang unik-unik, jadi makin asyik saja membacanya. baik itu soal budaya, kuliner, wisata ataupun interaksi mereka dengan masyarakat. saya terus menunggu shocking series berikutnya, kira-kira negara apa lagi ya..
-Keliling Eropa hanya 1000 Dollar by Marina Silvia K
Ini salah satu buku catatan perjalanan yang awal-awal saya beli setelah naked traveler. Saya tidak terlalu fokus ke 'hanya 1000 Dollar' nya tapi setelah melihat sample bukunya berupa catatan perjalanan Marina saat singgah di negara-negara Eropa di mana kebanyakan akomodasinya berupa tempat tinggal warga negara tersebut. Yup, Marina menggunakan fasilitas 'CouchSurfing' saya yang sudah mendengar sedikit banyak soal group ini jadi makin ingin mengetahui dari pengalaman Marina. Semuanya di tulis dengan bahasa yang mengalir dan gambar-gambar, yang walaupun hitam putih tapi tetap menarik.
-99 Cahaya langit Eropa by Hanum Salsabila Rais, Rangga Almahendra
Pertamakali lihat buku ini saya pikir, panduan Eropa lagi ya? Lalu saya bolak-balik bukunya. karena penulisan yang di ambil Hanum bergaya novel, saya pikir ini novel tapi bersetting di Eropa. Saya sempat urung mengambil buku tersebut. Kali berikut saya ke Toko Buku, buku ini masuk deretan Best Seller. Saya pun penasaran, saya buka lagi, dan bacabaca lagi lebih teliti dan melihat sisipan gambarnya, barulah saya sadar ini catatan perjalanan Hanum dan Rangga suaminya semasa tinggal mereka di sana, serta bagaimana rasa keingintahuan mereka tentang peradaban dan budaya Islam bisa masuk dan bertahan hingga saat ini di Bumi Barat tersebut. baik dalam bentuk bangunan, tradisi dan pengaruhnya di Eropa. Temanya sangat menarik, membaca buku ini membuat saya semakin bangga sebagai seorang Muslimah :)
-Korea A to Z by Nancy Dinar
Saya mengoleksi beberapa buku soal Korea, dan melihat di rak-rak buku di TB juga banyak bertebaran. Namun jujur, beberapa ada yang kurang melekat di hati dan beberapa agak-agak mirip yang di ulasnya. Jadi saya makin selektif dalam memilih buku tentang negara ginseng ini.
Buku ini saya pilih sebagai favorit karena di tulis oleh Nancy yang memang sudah berdomisili lama di sana, dan ia menulis banyak hal-hal menarik soal masyarakat, budaya, dan masalah sosial di Korea yang belum di ulas penulis lainnya maupun memberikan penambahan-penambahan dari apa yang sudah saya baca sebelumnya dengan lebih detil lagi. Jadi ini buku yang patut di baca untuk para penyuka negara penghasil 'K-Pop'.
-Two Travel Tales menguak eksotisme India - Nepal by Ade Nastiti
Tidak banyak buku tentang India-Nepal yang di tulis penulis lokal, kalau penulis luar negeri sih banyak banget. Apalagi yang menulis soal masyarakat dan budayanya. Jadi buku ini memberikan banyak informasi tentang masyarakat dan budayanya serta tempat-tempat menarik yang bisa di kunjungi. Pengalaman-pengalaman Ade sendiri berbagai macam, seperti saat ia di undang makan saat di India ataupun saat ia pingsan karena menghadapi perbedaan ketinggian sewaktu perjalanan ke Nepal. Buku ini bisa menjadi masukan untuk perjalanan ke 2 negeri eksotis, India dan Nepal
-After Orchard by Margaretha Astaman
Kalau kebanyakan buku soal Singapur membahas hiruk pikuknya Orchard, buku ini menguak sisi lain dari Singapur terutama kehidupan masyarakatnya dalam studi, pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Menyenangkan bisa mengetahui lebih jauh tentang negeri Singa ini dalam sisi yang berbeda dan Margaretha Astaman memberikan cerita-cerita yang menarik.
-Jelajah 3 Negara Eksotis (Nepal, Bhutan, Tibet) by Nanny Budiman
Satu lagi buku tentang negeri eksotis. Saya suka sekali buku ini karena di lengkapi foto-foto berwarna. Bila beberapa buku yang membahas Nepal dan Tibet kebanyakan membahas sisi sosial -budaya yang agak berat. Buku ini lebih menyoroti tempat-tempat wisata dan kehidupan sosial-budaya dalam yang lebih ringan. Bila anda ingin tahu soal keindahan 3 negara ini, buku ini bisa menuntaskan rasa ingin tauh anda. Terlebih lagi, informasi soal Bhutan, yang kebetulan masih jarang sekali di ulas, bisa di katakan cukup lengkap di buku ini. Saya jadi penasaran pengen ke Bhutan someday :)
-Journey to Iran bukan jalan jalan biasa by Dina Y Sulaeman
Bumi Persia, dan tempat kelahiran para pujangga Islam Membaca buku ini membuat saya ingin segera berkunjung ke Negeri kaum penyair ini. Selain keindahan Iran, di tuliskan juga pengalaman penulis dalam menjalani aktifitasnya selama tinggal di sana, juga interaksinya dengan masyarakat sekitar. Banyak info-info menarik seputar negeri yang cantik ini. Buku ini memang menuliskan catatan perjalanan yang bukan jalanjalan biasa.
-Kedai 1001 mimpi by Valiant Budi Yogi
Buku ini sebetulnya bukan buku panduan perjalanan, tapi lebih ke buku yang bercerita soal pengalaman hidup sang penulis sewaktu bekerja di Saudi Arabia. Saya masukkan ke bagian travelling, karena sang penulis kan memang melakukan perjalanan ^^ tapi buku ini sangat menarik lho. Menguak banyak sekali hal-hal yang mengejutkan soal kehidupan di Saudi Arabia, dan di tulis dalam gaya bahasa yang ringan mengalir jadi walau bukunya tebal, yang ada kita akan terus penasaran untuk membaca tema-tema berikutnya.
-Nadrenaline by Nadine Chandrawinata
Mulanya saya juga tidak terlalu tertarik membeli buku ini, karena gambar sampulnya 'gaul' hahaha saya pikir penulisannya akan tentang objek wisata yang ngga nge 'klik' dengan selera. Tapi setelah saya bolak-balik, ternyata catatan Nadine sangat variatif dan informatif. Jadilah buku ini masuk dalam rak buku saya dan salah satu buku yang saya rekomendasikan untuk menambah wawasan wisata kita.
-Egyptology by Rashid Satari
Ingin mengetahui Mesir lebih dalam, buku ini pun bisa di jadikan pilihan. Banyak informasi mengenai sosial, budaya dan wisata dalam buku ini. Gaya penulisannya juga ringan, dan pengalaman-pengalaman sang penulis juga beraneka ragam lho.
Mulanya saya juga tidak terlalu tertarik membeli buku ini, karena gambar sampulnya 'gaul' hahaha saya pikir penulisannya akan tentang objek wisata yang ngga nge 'klik' dengan selera. Tapi setelah saya bolak-balik, ternyata catatan Nadine sangat variatif dan informatif. Jadilah buku ini masuk dalam rak buku saya dan salah satu buku yang saya rekomendasikan untuk menambah wawasan wisata kita.
-Egyptology by Rashid Satari
Ingin mengetahui Mesir lebih dalam, buku ini pun bisa di jadikan pilihan. Banyak informasi mengenai sosial, budaya dan wisata dalam buku ini. Gaya penulisannya juga ringan, dan pengalaman-pengalaman sang penulis juga beraneka ragam lho.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar