Saya cinta buku, sudah tidak terhitung berapa banyak buku
yang saya miliki, saya pinjam dan saya baca. Awalnya saya hanya menyukai bacaan
yang ringan, tidak njelimet dan bikin kita merenung atau kening berkerut.
Kecintaan awal saya adalah buku-buku fiksi. Salah satunya
novel. Setelah punya anak-anak, waktu saya dalam membaca novel jadi terbatas
sekali. Di bandingkan buku-buku lain yang bisa say abaca sambil di cicil, kalau
saya sudah pegang novel saya agak susah melepaskannya. Jadi daripada di protes
anak-anak saya menurunkan frekuensi membaca novel saya ^^;
Di bawah ini adalah novel-novel favorit yang dalam arti
novel yang karyanya abadi dan novel menarik menurut saya dari segi tema dan
gaya penulisan:
-Sherlock Holmes Series by Sir Arthur Conan Doyle
- Memoar Sherlock Holmes
- Petualangan Sherlock Holmes
- Kembalinya Sherlock Holmes
- Salam terakhir Sherlock holmes
- Koleksi kasus Sherlock Holmes
Ini salah satu novel favorit saya dan novel-novel awal yang
saya baca. Penulisan Sir Arthur akan tokoh fiksinya ini sangat bagus, jadi
membuat saya tidak menyangka bahwa Sherlock Holmes itu fiktif. Walau bercerita
tentang kriminalitas namun tidak di tulis berdarah-darah dan penuh bumbu
kekerasan, seperti yang banyak di tulis buku-buku genre kriminalitas saat ini
yang pernah saya baca. Justru buku ini lebih mengutamakan analisa/pola pikir.
Interaksi Holmes dan Watson serta para klien yang menggunakan jasa mereka
ataupun dengan para tersangka juga menarik karena di bahas secara kejiwaan
pula. Jangan bilang suka genre detektif kalau tidak kenal Sherlock Holmes :)
-Hercule Poirot by Agatha Christie
- Tugas-tugas Hercules
- Kasus-kasus perdana Poirot
- Poirot melacak
- Pembunuhan di malam natal
- Gajah selalu ingat
- Pembunuhan di teluk Pixy
- Gadis ke tiga
Banyak yang bilang ini saingan Sherlock Holmes, tapi menurut
saya mereka berbeda. Gaya penulisan Sir Arthur dan Agatha juga tidak sama.
Agatha Christie banyak menelurkan karya
selain Hercule Poirot, namun di antara semua karya fiktifnya, Hercule Poirot
paling menonjol, dan juga favorit saya. Kalau cerita Sherlock memang lebih
‘kelam’ karena nuansa masa yang yang berbeda. Hercule lebih berwarna, ada unsur
sejarah dan gaya hidup era 20-30 an. Kalau anda suka buku genre detektif, ini
buku wajib yang harus ada di rak anda lho
-Perfume a story of a murderer by Patrick Suskind
Ini salah satu karya fenomenal yang suram yang di tulis di
masa ‘Dark Age’ atau masa kegelapan Eropa.
Yang sudah di filmkan juga. Berkisah tentang seorang lelaki yang tidak
memiliki aroma tubuh namun memiliki indra penciuman yang luar biasa seperti
hewan, mungkin bahkan melebihi hewan. Karena masa lalunya yang buruk dan ia
tidak di bimbing dengan sebagaimana mestinya. Ia pun terobsesi menemukan ‘aroma
surgawi’ yang hanya bisa ia temukan dari para gadis perawan. Caranya, dengan
harus membunuh mereka dan membungkus tubuh mereka dengan alat-alat yang ia
ciptakan sendiri untuk bisa menyerap aroma alami dari gadis-gadis ini. Setelah
ia dapatkan aroma itu, ternyata endingnya sungguh di luar dugaan.
Novel ini di bagian awal penulisannya sangat lambat,
sejujurnya saya sempat agak ngantuk dan bosan, namun karena penasaran jadi saya
teruskan. Setelah melewati beberapa bab, barulah novel ini menunjukkan
taringnya. Walau bertema kriminalitas, tapi menurut saya tidak penuh dengan
kekerasan yang terlalu vulgar, bahasanya pun juga tidak se ‘keras’ novel
bertema serupa.
-Little Princess by Francess Hodgsonn Burnett
Sebuah karya klasik, saya sudah mendengar, membaca versi
pendeknya, dan menonton film yang di adaptasikan karya besar ini beberapa kali.
Namun tetap paling asyik kalau kit abaca karya aslinya langsung. Bukunya tebal
sekali memang, namun gaya penulisan sang penulis membuat saya nyaris tidak bisa
lepas dari buku ini. Buku ini berkisah tentang seorang gadis kecil kaya yang
berjuang dalam kehidupannya, setelah ayahnya meninggal dan ia bangkrut. Ia di
jadikan pembantu di sekolah elit yang tadinya tempat ia belajar. Berhubung ia
memang masih kanak-kanak, jadi cara ia menghadapi masalah pun tidak lepas dari
pola pikirnya yang polos namun jangan salah ia sangat cerdas dalam memahami
situasinya. Cerita ini bagus sekali, dan bahkan saya berencana mencari buku
versi pendeknya untuk bisa saya bacakan ke anak saya sebelum tidur.
-Jane Eyre by Charlotte Bronte
Satu lagi karya klasik yang sangat menggugah. Bukunya pun
tebal :) tipikal karya klasik dalam versi aslinya memang jarang yang tipis ya.
Dibandingkan Little Princess, novel ini memang agak berat. Bahasa sadurannya
pun masih ada unsur-unsur bahasa Inggris kuno yang kalimatnya agak puitis dan
berliku. Makin ke belakang ada perdebatan yang memasukkan unsur Agama
Kristiani, namun saya tidak menganggap itu masalah, bagi saya agama saya tetap
satu kok :) Islam.
Ceritanya tentang gadis yang di gambarkan tidak menarik
secara fisik tapi cerdas, ia di buang keluarga istri kedua ayahnya setelah sang
Ayah meninggal ke sebuah sekolah yang di kelola oleh seorang bangsawan culas.
Cerita ini bergulir dari kehidupan Jane saat ia bersama keluarga tirinya dan
penderitaannya saat kanak-kanak, lalu bagaimana ia menghadapi kehidupan
sekolahnya hingga ia berhasil lulus dan menjadi salah satu guru di sekolah
tersebut. Hingga keputusannya untuk keluar dari sekolah yang membesarkannya
untuk menjadi guru privat di sebuah keluarga bangsawan, dan dari sinilah kisah
utamanya di mulai, berupa interaksinya dengan sang majikan dengan rahasia
keluarganya.
Kalau mengharapkan cerita romantic yang mendayu-dayu, Jane
eyre tidak bisa di bilang masuk kategori itu ya, gaya tuturnya novel ini
cerdas. Jadi tidak sekedar menjual romantisasi belaka.
-Twenties girl by Sophie Kinsella
Kalau sebelumnya cerita-cerita saya berlatar belakang zaman
dulu, yang satu ini berlatar masa kini. Walau judulnya terasa menjebak ya J
Berkisah tentang seorang perempuan yang di saat sedang di
pusingkan oleh urusan asmara dan pekerjaannya ternyata ia di ‘sambangi’ hantu
nenek buyut yang ngotot minta di carikan ‘benda berharganya’ yang kalau tidak
bisa di ketemukan ia akan terus menghantui si cucu buyut ini dan si nenek tidak
bisa kembali ke alamnya.
Si nenek buyut, tidak datang dalam versi nenek-nenek lho,
tapi dalam bentuk masa mudanya di saat ia hidup di tahun 20 an. Jadi bisa di
bayangkan benturan-benturan dalam hubungan mereka yang terjadi tidak hanya
kenyataan bahwa yang satu masih hidup dan yang satu sudah tidak, tapi juga dari
cara mereka menjalani hidup. Belum lagi
ketika si hantu nenek tertarik dengan salah satu pria dan minta cucu buyutnya
ini mendekati pria tersebut bagaimanapun caranya. Makin pusing deh si cucu,
plus jangan lupa benda berharga si nenek juga harus tetap di ketemukan. Kisah
pun bergulir dengan ringan, jenaka dan manis. Karena yang di ceritakan tidak
hanya masa modern tapi juga flashback dari masa lalu sang nenek.
Recommended sekali buku ini, karena gaya penulisannya yang
segar.
Kalau sebelumnya saya membahas buku-buku impor, di bawah ini
adalah novel-novel karya anak bangsa yang saya sukai:
-Ayat-ayat Cinta by Habiburahman el Shirazy
Saya sejujurnya tidak pro poligami, walau saya juga tidak
membencinya karena poligami itu pilihan. Awalnya pun saya enggan membaca novel
ini dan menonton filmnya karena pasti akan ada unsur tersebut. Namun buku ini
seolah menjelaskan tentang apa yang akan kita hadapi dengan keputusan poligami
itu, bahwa menjadi adil itu tidaklah mudah dan mampu menimbulkan
kesedihan-kesedihan. Saya suka salah satu kutipan dari novel ini yang garis
besarnya seperti tertulis di bawah ini:
‘ Apakah dengan dua istri kamu bisa menjamin surga untuk
kalian bertiga, sementara 1 istri saja belum tentu bisa kamu raih dan beri surga
itu’
Buku ini bagus untuk menjadi perenungan soal arti cinta
dalam meraih Cinta yang sesungguhnya yaitu dari Allah.
-Ketika Cinta Bertasbih by Habiburahman el Shirazy
Karya-karya Mas
Habiburahman salah satu yang mencetuskan novel-novel Islami untuk bersinar.
Setelah keberhasilannya yang luar biasa dengan ‘Ayat-Ayat Cinta’. Cerita ini
menggambarkan perjuangan seorang anak bangsa di negeri Mesir, di mana ia
memilih untuk menjadi sarjana ‘telat’ karena ia kuliah sambil bekerja demi bisa
menyekolahkan adik-adiknya. Serta harapannya untuk mempersunting seorang
Muslimah shalehah yang ia bantu secara tidak sengaja.
-Kumpulan Cerpen Asma Nadia ‘Emak Ingin Naik Haji’
Saya tertarik beli buku ini karena film ‘Emak ingin naik
Haji’, walau ternyata versi aslinya lebih pendek dan akhirnya tragis atau
menggantung terserah persepsi pembaca. Mungkin karena itu di buat filmnya dengan
pembangunan cerita yang lebih dalam lagi, karena memang cerpen aslinya sendiri
masih bisa untuk di kembangkan.
Berisi berbagai macam cerita pendek Islami, ada yang memiliki
akhir yang menyedihkan ada juga yang tidak , ini buku yang menarik untuk di
baca saat bersantai.
-Novel Otobiography Oei Hui Lan by Agnes Danovar
Mengisahkan perjalann hidup putri kesayangan orang terkaya
di Indonesia di zaman sebelum kemerdekaan, Oei Hui Tian.
Gaya bercerita di rangkum dalam bentuk novel, jadi
menyenangkan untuk di bacanya. Buku ini menceritakan perjalanan hidupnya dari
ia kecil dengan dilemma keluarga, karena sang ayah memiliki banyak istri, juga
hubungannya dengan sang Ibu yang merupakan istri pertama ayahnya. Lalu berlanjut dengan kehidupan
pernikahannya, dengan anak-anaknya serta efek peperangan terhadap keluarga
besarnya terlebih setelah sang ayah meninggal dan terjadi silang sengketa
kekayaan.
Kalau biasanya otobiography itu tebal dan bahasanya berat,
maka hal itu tidak akan di dapatkan di buku ini. Benar-benar buku bacaan yang
menyenangkan
-Novel Otobiography Disguised by Rita La Fontaine
Kisah seorang gadis Belanda yang juga memiliki darah
Indonesia, yang saat Jepang menduduki Indonesia, keluarganya di jadikan tahanan
perang.
Mengingat kekejaman Jepang yang suka mengambil paksa
perempuan-perempuan tahanan mereka atau pun dari masyarakat setempat untuk di
jadikan hiburan para tentara, maka orangtua sang gadis memutuskan untuk mendandani
putri sulung mereka sebagai laki-laki.
Selama rentang waktu pendudukan Jepang di Indonesia ia harus
kehilangan ibu dan berjuang menjaga status penyamaran dirinya, selain berjuang
untuk bertahan hidup bersama bibi dan 2 adik lelaki serta berusaha untuk
bertemu kembali dengan sang ayah yang di jadikan tahanan kerja paksa.
Cerita yang di angkat dari kisah nyata ini memukau sekali terlebih membaca
penggambaran tekad yang di miliki sang gadis , buku yang sangat di
rekomendasikan.